Banyak orang di dunia sangat disibukkan sepanjang hari hanya untuk mencari rezeki atau materi.
Padahal Allah menjanjikan dalam Al Quran amalan yang akan membuat rezek terus mengaliri tanpa henti-hentinya.
Ustadz Adi Hidayat dalam kanal YouTube-nya menjelaskan amalan sederhana namun memiliki hasil yang luar biasa.
"Anda tinggal amalkan ini mengapa cari yang susah kalau ada yang mudah. Kalau ada yang halal mengapa mencari yang haram," kata UAH dikutip Warta Lombok dari kanal YouTube Adi Hidayat Official.
Beliau kemudian menjabarkan amalan dan makna yang harus dilakukan.
"Maka rumus cepatnya adalah لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ la in syakartum la azidannakum. Jika kalian bersyukur, pasti aku tambah nikmat kalian," paparnya.
UAH menjelaskan bahwa kalimat tersebut menunjukkan informasi yang serius dan begitu kuat.
Kalimat ini membuat manusia tidak ragu sedikit pun karena yang menyampaikan itu adalah Allah dalam Al Quran.
Jika Allah menyampaikan dengan menggunakan 'La' dan seakan-akan manusia masih ragu maka Allah katakan:
"Jangan ragu, ada sesuatu yang kuat yang aku sampaikan."
Kemudian kata 'In' menunjukkan syarat untuk bisa meraih sesuatu atau terjadinya sesuatu.
Dalam Al Quran dan hadits jika ditemukan dalam ayat menunjukkan kata 'In' maka itu berarti ada ayat yang menyampaikan syarat yang ingin disampaikan.
Tidak semua akan mendapatkannya (rezeki) kecuali telah terpenuhi syaratnya.
Lebih lanjut UAH menjelaskan jikalau manusia sekarang mendapat nikmat ketenangan, Allah akan tambahkan ketenangan tanpa henti.
Ada orang yang sampai di dunianya, di kuburnya terus diberikan nikmat oleh Allah sampai melimpah.
Dalam surat Ali Imran ayat 169-171 menerangkan lebih banyak lagi nikmat yang diberikan oleh Allah.
Ada yang sampai ke surga bersama keluarga besarnya, ada yang dapat rezeki seluas langit dan bumi, ada yg ditempatkan di surga firdaus.
Allah menjamin pasti akan menambah terus nikmat pada satu golongan hamba.
Jika bentuknya materi maka tak akan pernah berhenti sebagaimana nikmat yang diberikan kepada Usman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf.
Kalau bentuknya keturunan begitu lahir anaknya akan soleh atau soleha.
Ustadz Adi Hidayat lalu mengungkapkan rahasia agar seseorang mendapat nikmat yang dijanjikan Allah SWT.
"Caranya apa? Ini kuncinya 'syakartum' ini amalannya, syukur," jelasnya.
"Jadi manusia itu kalau urusan nikmat tidak pernah puas tapi yang ini kata Allah aku akan terus tambah, itu yang luar biasa," tambahnya.
Tapi syaratnya, ada amalannya 'La in syakartum, kalian harus mensyukuri segala nikmat yang aku (Allah) berikan'.
Begitu anda syukuri, kata Allah dalam Al Quran 'jangan ragu, aku pasti akan tambahkan sampai kalian merasa puas mendapatinya'.***